Cara Mudah Menghitung Simulasi Kredit Mobil

Memiliki kendaraan pribadi, saat ini menjadi kebutuhan yang cukup penting. Apabila belum bisa membeli secara tunai, bisa melakukan kredit mobil. Selain mudah, DP mobil yang ditentukan juga terbilang ringan, dengan masa angsuran yang dapat dipilih sesuai kemampuan.

Meskipun banyak tempat yang memberikan fasilitas kredit mobil dengan mudah, namun masih banyak yang belum begitu memahami tentang simulasi kredit. Perhitungan simulasi kredit ini biasanya akan dijelaskan oleh pihak leasing pada saat pembelian mobil.

Cara Menghitung Simulasi Kredit

Hal yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk kredit mobil adalah, melihat kemampuan keuangan. Jangan sampai terjadi kredit macet. Sebelum datang ke dealer atau leasing, simak terlebih dahulu cara perhitungan simulasi kredit berikut ini.

1.  Menentukan Uang Muka (DP)

Uang muka atau sering disebut dengan down payment (DP) adalah sejumlah uang yang harus dibayarkan pada saat kesepakatan kredit. Jumlahnya berbeda-beda tergantung dari jenis mobil yang dipilih dan jangka waktu kredit. Untuk lebih jelasnya, simak perhitungan berikut.

Contoh:

Harga mobil yang akan dibeli Rp 300.000.000, kemudian uang DP yang ditentukan yaitu 20%. Perhitungan besarnya yang muka adalah:

      Uang DP     = harga mobil x 20%

      Uang DP     = Rp 300.000.000 x 20%

      Uang DP     = Rp 60.000.000

2.  Menentukan Pokok Kredit (PK)

Setelah menentukan besaran uang muka, langkah selanjutnya adalah menentukan PK atau Pokok Kredit. PK merupakan sisa kredit yang harus dibayarkan oleh pembeli dengan sistem kredit. Simulasinya adalah sebagai berikut.

      PK  = Harga Mobil – DP

      PK  = Rp 300.000.000 – Rp 60.000.000

      PK  = Rp 240.000.000

3.     Menentukan Tarif Bunga (TB)

Langkah selanjutnya adalah dengan menghitung tarif bunga (TB). Dalam sistem kredit, TB ini harus dibayarkan di awal. Cara perhitungan TB yaitu mengalikan PK dengan prosentase tarif bunga (TB%). Besaran TB% ini ditentukan berdasarkan tenor kredit.

      Rumus: Tarif Bunga (TB)      = Pokok Kredit (PK) x TB%

Asumsinya adalah jangka waktu kredit yang diambil selama 3 tahun, persenan tarif bunga sebesar 8%. Perhitungan TB ini adalah sebagai berikut.

      TB  = Pokok Kredit (PK) x TB%

      TB  = Rp 240.000.000 x 8%

      TB  = Rp 19.200.000 x 3 tahun

      TB  = Rp 57.600.000

4.  Menentukan Besaran Cicilan

Perhitungan dalam kredit selanjutnya adalah menghitung besaran cicilan. Dengan perhitungan ini, maka akan terlihat berapa uang yang harus dibayarkan setiap bulan, sampai jangka waktu kredit.

      Besaran Cicilan       = Rp 8.266.667

5.     Menentukan Biaya Administrasi dan Tarif Asuransi

Perhitungan kredit mobil juga memasukkan perhitungan tarif asuransi kendaraan. Pada umumnya prosentase tarif asuransi telah ditentukan oleh leasing. Untuk perhitungan besaran tarif asuransi adalah sebagai berikut.

      Tarif Asuransi          = Tarif Asuransi selama 3 tahun x Harga Mobil

      Tarif Asuransi          = 9,5% x Rp 300.000.000

      Tarif Asuransi          = Rp 28.500.000

Sedangkan biaya administrasi, merupakan biaya yang diperlukan untuk mengajukan kredit. Besaran biaya ini sudah ditentukan oleh pihak pemberi kredit. Asumsikan biaya administrasi selama 3 tahun adalah Rp 600.000. total pembayaran pertama yang harus disiapkan adalah.

      Total Pembayaran Awal       = Uang DP + Cicilan Bulan Pertama + Tarif Asuransi + Biaya Administrasi

      Total Pembayaran Awal       = Rp 60.000.000 + Rp 8.266.667 + Rp 28.500.000 + Rp 600.000

      Total Pembayaran Awal       = Rp 97.366.667

Memiliki mobil dengan sistem kredit memang lebih ringan, karena dibayar dengan cicilan. Apabila ingin perhitungan yang lebih detail, dapat menggunakan jasa dari SEVA yang akan membantu dalam simulasi kredit hingga proses kredit dengan mudah dan cepat.